Wisata Gunung Tangkuban Perahu, Lembang - Bandung

Gunung Tangkuban Perahu - Lokasi wisata pegungungan yang menjadi salah satu pilihan favorit warga Ibu Kota Jakarta dan pelancong dari beberapa kota lain di Indonesia, Kota Kembang atau Kota Fashion adalah julukan lain untuk Bandung memiliki banyak daya tarik khusunya industri pariwisata, selain suhu yang cukup dingin yaitu berkisar 17 derajat Celcius pada siang hari dan bisa mncapai titik 2 derajat Celcius pada malam hari anda juga masih bisa mengunjungi destinasi wisata linnya yang berada disekitar daerah Lemabang, kota Bandung dan Subang.
Tangkuban Perahu

Legenda :
Sangkuriang seorang pemuda  desa yang mencitai seorang wanita bernama Dayang Sumbi  / Putri Rarasati, yang tak diketahui oleh sipemuda bahwa wanita itu adalah Ibu Kandungnya sendiri, setelah mengetahi bawa sang pemuda itu adalah putranya dan tidak mungkin Dayang Sumbi menerima piangan Sangkuriang, maka di buatlah siasat berupa syarat yang tak mungkin di penuhi oleh anaknya, yaitu membuat telaga dan sebuah perahu dalam semalam, saat usahanya gagal Sangkuriang marah dan menendang perahu itu hungga terbalik dan perahu itu lah yang membentuk Gunung Tangkuban Perahu.

Sejarah :
Dalam catatan Gungung Tangkuban Perahu memiliki kawah utama yaitu kawah Ratu dan masih ada sembiilan kawah lagi, kawah-kawah ini masih aktif mengeluarkan asap belerang belerang dan aroma yang sangat menyengat sebagai dciri-ciri gungung yang masih aktif. Gungung tangkuban perahu terbentuk dari letusan Gunung Api Sunda pada zaman prasejarah, letusan itu tercatat pernah terjadi pada tahun 1829, 1846, 1896, 1910 dan 1926, 1935.

Kegiatan Wisata :
Pemandangan kawah yang mengagumkan sangat mempesonakan sejauh mata memandang, saat cuaca cerah anda bisa menikmati dengan jelas pemandagan dasar dan dinding kawah ynag begitu eksotik, selain itu biasanya anda bisa meneruskan onjek-objek wisata lain yang berada disekitar wisata Gunung tangkuban Perahu seperti Pemandian air panasa Ciater.

Wisata di Lembang :
Objek wisata yang di tawarkan selain dari  pemandangan sejuk dataran tinggi di Gunugn Tangkuban memang tidak pernah tergantikan banyak hotel dan penginapan dari berbagai kelas yang siap menampung setiap pengunjung kapasitas keluarga, kantor dan volume besar sekalipun yang menggunakan sewa bus Jakarta untuk melakukan berbagasi macam agenda tidak hanya berwisata tapi juga banyak perusahaan yang melakukan kegiatan Outing kantor atau Gheatring  organisasi.
Tangkuban Perahu

Jenis Wisata.
Karna banyak pelaku industri wisata yang mendirikan atau meng Explor lokasi-lokasi wisata di sekitar Lembang, sehingga membuat pengunjung menjadi lebih banyak untuk melakukan pilihan tujuan-tujuan wisataya, beberapa jenis dan lokasi wista yang bisa anda kunjungi adalah :
Wisata Alam :
  • Gungung Tangkuban Perahu
  • Pemandian Air Panas CIATER.
  • Wisata Alam De'Ranch
  • Air terjun Maribaya.
  • Kebun Begonia
  • Objek wisata Grafika Cikole
  • Farm House
  • Taman Hutan Jaya Giri
  • Situ Lembang.
  • Kampung Gajah.
  • Farm House.
  • The Lodge Maribaya
Wisata Edukasi dan seni :
  • Observatorium Bosscha Lembang.
  • Jendela Alam.
  • BIB - Lembang (Balai Inseminasi Buatan).
  • Nuart Sculpture Park.
  • Jendela Alam

Wisata Kuliner :

  • Sapu Lidi Resort.
  • Kampung Daun Resto
  • Floating Market.
  • Dusun Bambu Resto
  • Sindang Reret.
  • Tahu Susu
  • The Peak Cafe & Resto.
  • Maja House

Jalur Favorit :
Untuk Mencapai Gunung Tangkuban Perahu atau Lembang akses dari Jakarta bisa melalui :

  • Tol Cipularang - Exit Tol Pateur - Menuju Jalana Ir. H.Juanda.
  • Tol Cipularang - Exit Tol Sadang - Melalui Jalur Kabupaten Subang - Bandung.
  • Tol Cipali - Exit Tol Subang - Menuju Lembang.
  • Tol Cipularang Saat pengalihan mengikuti jalur alternatif exit Tol M.Toha .

    Gimana ?? Anda tertarik untuk wisata ke Gunung Tangkubang Perahu atau Lembang.

    Bila anda mempunyai rombongan banyak saya menyaran kan anda bisa mengakomodir menggunakan bus pariwisata, silahkan klik disini untuk membaca manfaat menggunakan bus pariwisata, semoga bermanfaat ya... tunggu di tentang pariwista edisi selanjutanya

    LihatTutupKomentar
    Cancel